AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Penjualan Laris Manis, Sekar Bumi (SKBM) Bagi Dividen Rp6,06 Miliar

MARKET NEWS
Taufan Sukma/IDX Channel
Selasa, 28 Juni 2022 19:19 WIB
Nilai dividen tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, di mana dividen yang dibagikan sebesar Rp2,08 miliar, atau setar dengan Rp1,2 per saham.
Penjualan Laris Manis, Sekar Bumi (SKBM) Bagi Dividen Rp6,06 Miliar (foto: MNC Media)
Penjualan Laris Manis, Sekar Bumi (SKBM) Bagi Dividen Rp6,06 Miliar (foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Sekar Bumi Tbk merayakan sukses besar kinerja bisnisnya di sepanjang tahun 2021 lalu dengan membagikan dividen tunai sebesar Rp6,06 miliar, atau setara dengan Rp3,5 per saham. Nilai dividen tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, di mana dividen yang dibagikan sebesar Rp2,08 miliar, atau setar dengan Rp1,2 per saham.

Keputusan pembagian dividen telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar perusahaan, Selasa (28/6/2022). 

"Pembagian dividen kami lakukan karena kinerja perseroan yang baik, dengan didorong pasar dalam negeri yang tetap meningkat seiring daya beli yang kuat dan kondisi bisnis yang juga mulai membaik," ujar Presiden Direktur SKBM, Harry Lukmito, dalam keterangan resminya, usai RUPS.

Sedangkan untuk prospek bisnis ke depan, menurut Harry, pihaknya masih optimistis karena aktivitas bisnisnya di industri makanan, yang notabene tetap akan dibutuhkan masyarakat meski tengah dalam kondisi yang kurang kondusif.

Terlebih, kegiatan masyarakat yang telah menuju kenormalan baru (new normal) juga disebut Harry bakal berpengaruh positif terhadap kinerja penjualan perusahaan.

"Kondisi ini terlihat dari penjualan bersih kami di triwulan I/2022 yang mencapai Rp1,13 triliun, naik 32 persen dari periode sama tahun 2021 yang sebesar Rp855,87 miliar," tutur Harry.

Kenaikan tersebut, lanjutnya, ditopang oleh peningkatan penjualan yang cukup signifikan, baik di segmen frozen seafood maupun processed food. Penjualan frozen seafood disebut Harry meningkat 32 persen menjadi Rp1,1 triliun, sedangkan penjualan processed food pada saat yang sama juga tumbuh 48 persen menjadi Rp27,41 miliar.

"Hal ini membuat laba bersih setelah pajak kami melonjak tajam, dari Rp10,81 miliar (di triwulan I/2021) menjadi Rp29,14 miliar (di triwulan I/2022). Jadi meningkat 169,4 persen," tegas Harry. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD