AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Masih Merugi, Nusantara Pelabuhan (PORT) Sepakat Tak Bagi Dividen

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 28 Juni 2022 16:50 WIB
PORT mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sepakat untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2021.
PORT mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sepakat untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2021.
PORT mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sepakat untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2021.

IDXChannel - PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sepakat untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2021.

Direktur Utama PORT, Paul Krisnadi mengatakan, dividen tidak diberikan karena Perseroan masih membukukan rugi di tahun 2021 dan akan melakukan efisiensi di tahun ini.

"Hasil rapat tadi kami sepakat tidak akan membagikan dividen karena perusahaan masih mengalami kerugian di tahun 2021 dan kami masih belum ada rencana aksi korporasi tertentu. Kami melihat dulu keadaan pasar dan keadaan industri di tahun 2022," ujar Paul dalam Paparan Publik PORT secara virtual, Selasa (28/6/2022).

Diketahui PORT berhasil bukukan laba bersih Rp5,6 miliar di kuartal I-2022 dari sebelumnya mencatat rugi bersih sebesar Rp10,1 miliar pada kuartal I-2021.

Selain itu, dari sisi pendapatan, PORT juga berhasil meraih pertumbuhan sekitar 4% menjadi Rp 278,7 miliar dari yang sebelumnya tercatat sebesar Rp 267 miliar di kuartal pertama 2021.

Adapun pada tahun ini PORT merencanakan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp10 miliar untuk peremajaan truk didalam peti kemas.

"Kalau memang dibutuhkan kami bisa mereview lagi kebutuhan capex kami di tahun ini," kata Paul.

Untuk sisa tahun 2022, lanjut Paul, PORT akan melakukan efisiensi untuk mencapai target pendapatan. Adapun untuk dampak perang Rusia-Ukraina, jika tidak terlalu berdampak, Paul optimis sesuai target.

"Sedangkan dari sisi pertumbuhan volume, kami akan berusaha menahankan market share kami. Mudah-mudahan tidak terjadi yang jelek untuk pergerakan peti kemas internasional atau dalam negeri dari efek perang Ukraina," pungkasnya.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD