Dalam catatan terpisah, Goldman Sachs menambahkan bahwa manajer dana aktif (active fund manager) regional saat ini berada pada posisi overweight di pasar Indonesia.
Karena itu, potensi penurunan status pasar, yang dikombinasikan dengan meningkatnya tekanan pasar dan kemungkinan berkurangnya likuiditas, diperkirakan mendorong investor long-only untuk menyeimbangkan ulang portofolionya. Situasi ini juga berpotensi memicu arus spekulatif dari hedge fund.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 7,4 persen pada Rabu setelah MSCI menyatakan akan menunda perubahan indeks hingga regulator menuntaskan isu kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada perusahaan tercatat. MSCI menyoroti adanya “masalah fundamental dari sisi investabilitas”.
Inti persoalan tersebut adalah kekhawatiran terhadap rendahnya free float, yakni jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar, yang belakangan menjadi sorotan utama dalam penilaian terhadap saham-saham Indonesia. (Aldo Fernando)