"Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia," ujarnya.
Ke depan, SIG akan memperkuat penetrasi di pasar potensial, khususnya Jawa Barat, seiring permintaan semen di wilayah tersebut yang meningkat 7,5 persen secara tahunan pada semester I-2026.
Selain memperkuat pasar domestik, SIG juga terus memperluas pasar ekspor guna meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus membuka peluang bagi produk-produk bernilai tambah.
Belum lama ini, melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, SIG merealisasikan ekspor perdana semen tipe khusus ke Amerika Serikat sebanyak 97.500 metrik ton (MT). Ekspor tersebut didukung oleh beroperasinya fasilitas ekspor di Tuban, Jawa Timur, serta kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.
Sepanjang 2026, SIG menargetkan ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat (AS) mencapai total 450 ribu MT secara bertahap.