AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Permintaan Bahan Bakar AS Pulih, Harga Minyak Mentah Makin Naik 

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 23 Mei 2022 13:05 WIB
Harga minyak mentah mengalami kenaikan pada perdagangan Senin siang (23/5/2022). 
Permintaan Bahan Bakar AS Pulih, Harga Minyak Mentah Makin Naik  (Dok.MNC)
Permintaan Bahan Bakar AS Pulih, Harga Minyak Mentah Makin Naik  (Dok.MNC)

IDXChannel - Harga minyak mentah mengalami kenaikan pada perdagangan Senin siang (23/5/2022). 

Data bursa Intercontinental Exchange (ICE) hingga pukul 12:18 WIB menunjukkan, harga minyak Brent Juli 2022 menguat 0,71% di USD113,35 per barel. Sedangkan Brent Agustus 2022 naik 0,64% di USD110,69 per barel.

West Texas Intermediate (WTI) Juli 2022 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) menanjak 0,51% di USD110,84 per barel, sementara WTI Agustus 2022 tumbuh 0,54% di USD107,75 per barel.

Kenaikan dua harga acuan minyak menunjukkan permintaan bahan bakar yang cukup kuat di Amerika Serikat. Sentimen pembukaan kembali Shanghai, China setelah dua bulan lockdown memicu ekspektasi pemulihan demand.

"Kenaikan harga minyak didukung permintaan yang solid menuju puncak musim mengemudi AS," kata Managing Partner SPI Asset Management Stephen Innes, dilansir Reuters, Senin (23/5/2022).

Diketahui, musim puncak mengemudi di AS dimulai pada akhir pekan Memorial Day atau pada akhir Mei dan berakhir pada peringatan hari buruh nasional pada bulan September.

"Kilang biasanya dalam mode ramp-up untuk memberi pasokan mobil-mobil di AS," lanjutnya.

Dolar AS yang lebih lemah juga mengirim minyak lebih tinggi pada hari Senin, karena itu membuat minyak mentah lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Dari daratan China, Beijing berupaya untuk mengangkat lockdown setelah terkunci cukup lama. Sejumlah analis menilai efek pembatasan di China masih dapat dirasakan pasar minyak.

"Penguncian Covid-19 adalah hambatan sementara terhadap permintaan minyak di China, meskipun di tempat lain permintaan bertahan dengan baik," kata analis ANZ dalam sebuah catatan. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD