AALI
9700
ABBA
214
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
800
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
810
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2980
AGAR
0
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
1535
AKRA
1065
AKSI
296
ALDO
860
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
200
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.72
-0.51%
-2.74
IHSG
6995.07
-0.3%
-20.98
LQ45
1005.82
-0.49%
-4.92
HSI
22051.08
-0.8%
-178.44
N225
27002.66
0.49%
+131.39
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
867,947 / gram

Sempat Anjlok, Harga Minyak Mentah Dunia Hari Ini Menguat 1,08 Persen

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 19 Mei 2022 11:18 WIB
Harga minyak mentah dunia menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (19/5/2022).
Harga minyak mentah dunia menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (19/5/2022).
Harga minyak mentah dunia menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (19/5/2022).

IDXChannel - Harga minyak mentah dunia menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (19/5/2022).

Data bursa Intercontinental Exchange (ICE) hingga pukul 10:28 WIB menunjukkan, harga minyak Brent Juli 2022 menguat 1,08% di USD110,29 per barel. Sedangkan Brent Agustus 2022 naik 1,17% di USD108,18 per barel.

West Texas Intermediate (WTI) Juni 2022 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) menanjak 0,55% di USD110,19 per barel, sementara WTI Juli 2022 tumbuh 0,79% di USD107,87 per barel.

Kenaikan ini terjadi setelah harga dua benchmark minyak dunia itu mengalami penurunan lebih dari 1 dolar pada awal sesi. Sementara keduanya turun sekitar 2,5% pada perdagangan Rabu kemarin (19/5).

Sejumlah analis menilai pasar minyak masih berpeluang mengalami kenaikan kembali menyusul penundaan larangan impor Uni Eropa terhadap pasokan Rusia. Hal ini dinilai dapat memperkuat ekspektasi pasokan global yang ketat.

Sebagai informasi, Uni Eropa pada bulan ini mengusulkan sejumlah paket sanksi baru terhadap Rusia atas operasi khususnya di Ukraina. 

Ini mencakup larangan impor minyak dalam waktu enam bulan, tetapi langkah-langkah tersebut belum diadopsi, terhambat langkah Hungaria yang menjadi salah satu kritikus paling vokal dari rencana tersebut.

Komisi Eropa pada hari Rabu meluncurkan proposal anggaran senilai 210 miliar euro (USD 220 miliar) bagi anggotanya untuk mengakhiri ketergantungan terhadap bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2027. Langkah ini juga menciptakan poros baru untuk menjauh dari Moskow dengan alasan mempercepat transisi ke energi hijau.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD