“Identitas brand dan budaya perusahaan saling melengkapi, di mana budaya membentuk cara kami menjalankan strategi dan bekerja, sementara identitas brand membentuk nilai yang dirasakan masyarakat terhadap produk dan layanan kami, serta bagaimana perusahaan kami dipandang di seluruh dunia,” ujar Executive Vice President, People, Organisation & Corporate Affairs Novo, Tania Sabroe.
Menurut Tania, pembaruan budaya akan mendukung perusahaan untuk bergerak dengan lebih fokus dan cepat, sementara rebranding memastikan Novo hadir secara relevan dan memiliki karakter yang khas dalam berbagai aspek, mulai dari obat-obatan, kemitraan, pemasaran, hingga hubungan dengan para pemangku kepentingan.
"Bersama-sama, keduanya akan semakin memperkuat daya saing kami sekaligus peran Novo sebagai mitra terpercaya dalam layanan kesehatan," ujarnya.
Novo akan menyampaikan penjelasan lebih rinci mengenai pembaruan strategi perusahaan dalam Capital Markets Day yang akan diselenggarakan di London pada 21 September 2026.
(Dhera Arizona)