AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Perusahaan Gula Aman Agrindo Mau IPO Rp64,22 Miliar, Simak Jadwalnya!

MARKET NEWS
Aldo Fernando - Riset
Kamis, 23 Juni 2022 12:31 WIB
PT Aman Agrindo Tbk berencana melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 214.072.500 saham baru.
Perusahaan Gula Aman Agrindo Mau IPO Rp64,22 Miliar, Simak Jadwalnya! (Foto: MNC Media)
Perusahaan Gula Aman Agrindo Mau IPO Rp64,22 Miliar, Simak Jadwalnya! (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Perusahaan perkebunan tebu dan perdagangan gula PT Aman Agrindo Tbk berencana melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 214.072.500 saham baru.

Menurut prospektus IPO perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham baru tersebut setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO.

Adapun harga penawaran berada di rentang Rp250-Rp300 per saham. Dengan demikian, Aman Agrindo berpotensi mengumpulkan dana IPO sebanyak-banyaknya sebesar Rp64,22 miliar.

Nantinya, seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk, pertama, sekitar 23% akan digunakan untuk belanja modal berupa pembangunan pabrik gula merah dan fasilitas penunjang lainnya untuk menunjang kegiatan produksi gula merah.

“Dalam hal ini Perseroan menunjuk pihak ketiga yang akan bertindak sebagai kontraktor pembangunan pabrik gula merah dan fasilitas penunjang lainnya tersebut,” jelas manajemen dalam prospektus IPO, dikutip IDXChannel, Kamis (23/6/2022).

Kemudian, kedua, sekitar 57% akan digunakan untuk belanja modal berupa pembelian dan instalasi mesin produksi gula merah dengan pihak ketiga.

Ketiga, sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan, termasuk namun tidak terbatas untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan operasional Perseroan.

Dalam IPO ini, PT UOB Kay Hian Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara, untuk penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian.

Dengan terjualnya seluruh saham yang ditawarkan perseroan dalam IPO ini, kepemilikan pengendali Aman Agrindo, PT Aman Resources Indonesia, menyusut menjadi 56,64% dari sebelum IPO sebesar 70,80% dari total modal ditempatkan dan disetor.

Kemudian, porsi kepemilikan Andreas Utomo turun dari 28,90% menjadi 23,12% dan kepemilikan Komisaris Utama perseroan Steve Matthew Utomo berkurang menjadi 0,23% dari sebelumnya 0,29%. Sementara, masyarakat akan mendapatkan porsi 20,00%.

Menurut keterangan di dalam prospektus, pihak pengendali dan Ultimate Beneficiary Owner (UBO) dari Aman Agrindo adalah Andreas Utomo yang juga menjabat sebagai Direktur Utama perseroan.

Andreas Utomo mengendalikan PT Aman Capital Indonesia dengan menguasai 99,558% saham. PT Aman Capital ini memiliki 1,439% di saham PT Aman Resources Indonesia yang merupakan pemegang saham mayoritas Aman Agrindo.

 Sementara, Andreas menguasai 98,561% saham PT Aman Resources Indonesia.

Sebagai informasi, Andreas Utomo adalah kakak dari Steve Matthew Utomo dan sekaligus ayah Michael Utomo selaku Direktur perseroan.

Menurut penjelasan di laman e-IPO, masa penawaran awal (book building) berlangsung pada Kamis ini (23/6) sampai 29 Juni 2022.

Kemudian, masa penawaran umum rencananya akan dilakukan pada 12-18 Juli, penjatahan efek pada 18 Juli, distribusi saham pada 19 Juli dan akhirnya emiten yang akan menggunakan ticker GULA ini akan resmi melantai (IPO) pada 20 Juli 2022.

Mengutip penjelasan di laman website e-IPO, Aman Agrindo, yang berkantor di Semarang, saat ini memiliki kegiatan usaha utama dalam bidang perkebunan tebu, perdagangan gula, dan industri gula.

Hingga saat ini perusahaan yang didirikan pada 2013 ini telah melakukan kegiatan perdagangan terhadap beberapa jenis gula, yaitu gula pasir, gula cair, dan gula merah yang sumbernya diperoleh dari pemasok gula. Khusus untuk kegiatan perdagangan gula merah baru dijalankan oleh perseroan sejak awal tahun 2022. (ADF)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD