IDXChannel - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menjajaki peluang bisnis baru di bidang penyewaan mesin serta peralatan pertambangan dan penggalian dalam rangka diversifikasi usaha.
Rencana tersebut dilakukan melalui penambahan kegiatan usaha dengan klasifikasi KBLI 77395 yang mencakup aktivitas penyewaan mesin dan peralatan pertambangan.
"Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki, sekaligus memperluas portofolio bisnis dan meningkatkan potensi pendapatan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Jumat (13/3/2026).
Dengan penambahan lini usaha tersebut, perseroan diharapkan dapat memperkuat diversifikasi kegiatan usaha sekaligus mendukung pengembangan sektor energi yang berkelanjutan.
Ekspansi ini juga berpotensi memperkuat posisi perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan layanan penunjang industri energi dan pertambangan.
Adapun rencana perubahan kegiatan usaha PGEO akan dimintakan persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026.
Sebagai informasi, PGEO mencatatkan penurunan laba 14,2 persen pada 2025 atau menjadi USD137,7 juta dari tahun sebelumnya USD160,49 juta.
Penurunan laba dipicu oleh lonjakan beban pokok pendapatan 19,8 persen menjadi USD199,66 juta sehingga laba bruto turun 3,1 persen dan laba usaha susut 2,2 persen.
Meski demikian, pendapatan perseroan tercatat naik 6,3 persen menjadi USD432,73 juta dari sebelumnya USD407,12 juta.
(DESI ANGRIANI)