AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Phapros Rights Issue, Siap Lepas 862,74 Juta Saham

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Senin, 22 Juli 2019 14:15 WIB
PEHA menyampaikan rencana menggelar penerbitan saham baru atau rights issue dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) pada semester kedua 2019.
Phapros Rights Issue, Siap Lepas 862,74 Juta Saham. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Phapros Tbk (PEHA) menyampaikan rencana menggelar penerbitan saham baru atau rights issue dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) pada semester kedua 2019. Perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 862,74 juta saham dengan nilai nominal sebesar Rp100 per saham.

Demi aksi korporasi tersebut, perseroan bakal menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) terlebih dahulu untuk meminta persetujuan pemegang saham. RUPSLB recananya akan digelar pada 26 Agustus mendatang.

PEHA memiliki tenggat waktu selama satu tahun untuk mengeksekusi rights issue. PEHA telah memiliki rencana penggunaan dana rights issue tersebut. Ada yang untuk pengembangan bisnis baik secara organik maupun organik. Sementara, sebagiannya akan digunakan untuk modal kerja dan refinancing.

Saham PEHA akhir pekan kemarin ditutup melemah 40 poin ke level Rp1.710 per saham. Melalui aksi korporasi tersebut, PEHA diperkirakan akan meraup dana segar Rp1,47 triliun.

Sebelumnya perseroan pernah mengungkapkan, pada aksi korporasi tersebut telah mengantungi pembeli siaga. Perseroan juga menggandeng beberapa sekuritas BUMN terkait rencana tersebut. Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 30%.

Perseroan menyakini target tersebut bakal tercapai berkat strategi pemasaran yang lebih masif, peningkatan efisiensi, dan inovasi dalam pengembangan produk.

Penopang utama kinerja PEHA di tahun ini masih berasal dari segmen produk obat generikHal itu karena perseroan memiliki 190 produk obat generik dengan kontribusi terhadap pendapatan lebih dari 50%.

Segmen tersebut dinilai masih dapat berkembang. Maka dari itu, PEHA tetap rajin meluncurkan produk-produk obat baru dan rencananya sepanjang tahun ini akan menambah 12 produk obat baru. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD