Sepanjang 2025, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik mencapai 12,78 miliar yuan (Rp31,35 triliun), naik 308 persen dari tahun sebelumnya sebesar 3,13 miliar yuan (Rp7,68 triliun).
Pada Januari, Pop Mart juga telah memperluas kapasitas produksi di beberapa negara, termasuk Meksiko, Kamboja, dan Indonesia, guna memperkuat rantai pasok global.
Selain itu, perusahaan berencana menjadikan London sebagai kantor pusat di Eropa serta bekerja sama dengan Sony Pictures untuk mengembangkan film berbasis karakter Labubu sebagai bagian dari strategi ekspansi global.
(Nasywa Salsabila)