Pada perdagangan terbaru, saham ENRG tercatat melonjak 10,25 persen ke level Rp1.345 per saham pada Jumat (22/5/2026), per pukul 10.16 WIB, berusaha rebound usai terkoreksi 4 hari beruntun seiring tekanan pasar secara luas.
Sebelumnya, ENRG menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 dengan target dana yang dihimpun mencapai Rp500 miliar. Penawaran umum obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I dengan total nilai hingga Rp4 triliun.
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan pada nilai 100 persen dari nilai pokok, yang terbagi dalam tiga seri.
Seri A ditawarkan sebesar Rp259,5 miliar dengan bunga tetap 7,50 persen per tahun dan tenor 370 hari kerja sejak tanggal emisi.
Selanjutnya, Seri B senilai Rp172,4 miliar menawarkan bunga tetap 8,75 persen per tahun dengan jangka waktu tiga tahun.