AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.27
-0.05%
-0.27
IHSG
7076.62
0.02%
+1.24
LQ45
1010.68
-0.09%
-0.95
HSI
18012.15
-0.42%
-75.85
N225
27095.20
-0.79%
-216.10
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
0
0
Emas
0 / gram

Rekomendasi Saham Tahan Resesi, Tahan Banting di Tengah Kemerosotan Ekonomi

MARKET NEWS
Andini Aprysheila/SEO
Selasa, 16 Agustus 2022 13:33 WIB
Saham tahan resesi kini sedang gencar di cari para investor. Pasalnya dengan meningkatnya angka inflasi perekonomian Amerika Serikat.
Rekomendasi Saham Tahan Resesi, Tahan Banting di Tengah Kemerosotan Ekonomi. (FOTO : MNC Media)
Rekomendasi Saham Tahan Resesi, Tahan Banting di Tengah Kemerosotan Ekonomi. (FOTO : MNC Media)

IDXChannel Saham tahan resesi kini sedang gencar di cari para investor. Pasalnya dengan meningkatnya angka inflasi perekonomian Amerika Serikat, tentunya hal ini juga akan berdampak langsung terhadap perekonomian global termasuk Indonesia.

Tak hanya itu resesi juga berdampak langsung terhadap performa di pasar saham. Maka dari itu rekomendasi saham tahan resesi ini menjadi salah satu pilihan yang tepat di tengah menurunnya perekonomian AS tersebut.

Lantas apa sajakah yang termasuk ke dalam saham tahan resesi itu? Berikut daftar yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Saham Tahan Resesi

Saham-saham yang lebih tahan terhadap resesi global dapat dilihat dari fundamental aktivitas atau bisnis perusahaannya. Rekomendasi yang dianggap memiliki ketahanan terhadap resesi dan tetap memiliki kinerja yang baik di tengah kemerosotan ekonomi. 

1. Saham Blue Chip

Saham-saham blue chip diperkirakan akan tetap bertahan di tengah bayang-bayang resesi dan memberikan peluang yang menjanjikan. Di Indonesia, saham-saham yang masuk dalam kategori blue chip berada pada daftar indeks LQ45, 10 teratas diantaranya adalah:

  1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
  2. PT Astra International Tbk (ASII)
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
  5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  6. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
  7. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR)
  9. PT Bank Jago Tbk (ARTO)
  10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

2. Saham Sektor Komoditas 

Saham tahan resesi selanjutnya adalah pada sektor saham komoditas seperti seperti batu bara, sawit, dan metal, dan oil dan gas. Contohnya adalah:

  1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
  2. PT Bukit Asam Tbk  (PTBA)
  3. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO).
  4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
  6. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
  7. PT United Tractors Tbk (UNTR)
  8. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

3. Saham Syariah

Rekomendasi Saham Tahan Resesi, Tahan Banting di Tengah Kemerosotan Ekonomi. (FOTO : MNC Media)

Selanjutnya ada saham syariah yang tetap menunjukan kinerja yang positif di tengah jatuhnya harga saham lain. Bahkan performa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mengalahkan indeks saham LQ45, ini dinilai saham syariah termasuk dalam saham tahan resesi.

  1. PT United Tractors Tbk (UNTR)
  2. PT Harum Energy Tbk (HRUM)
  3. PT BTPN Syariah Tbk (BTPS)
  4. PT. Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
  5. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) 
  6. Adaro Energy Tbk. (ANDRO)
  7. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)

4. Saham Sektor Jasa Layanan Teknologi dan Telekomunikasi

Pada sektor komunikasi seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)  dianggap saham tahan resesi. Karena dilihat memiliki pendapatan yang konsisten, pertumbuhan positif dan profitabilitasnya pun cukup kuat.

TLKM dipercaya akan terus bertahan meskipun kondisi ekonomi sedang menurun, karena kebutuhan komunikasi saat ini menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu TLKM memiliki market leader dengan skala bisnis yang besar serta memiliki struktur permodalan, inilah yang menjadikan TLKM lebih unggul dari jaringan telekomunikasi yang lain.

Beberapa saham yang nilainya menarik diamati datang dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD