sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rencana Sentralisasi Ekspor SDA Dinilai Bawa Implikasi Beragam bagi Pasar

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
25/05/2026 11:02 WIB
Rencana pemerintah Indonesia untuk memusatkan ekspor sejumlah komoditas utama melalui badan usaha milik negara (BUMN) dinilai membawa dampak yang beragam.
Rencana Sentralisasi Ekspor SDA Dinilai Bawa Implikasi Beragam bagi Pasar. (Foto: iStock)
Rencana Sentralisasi Ekspor SDA Dinilai Bawa Implikasi Beragam bagi Pasar. (Foto: iStock)

Pasar saat ini masih mencermati kejelasan mekanisme kebijakan, termasuk cakupan komoditas yang akan diatur dan dampaknya terhadap rantai pasok ekspor nasional.

Sebelumnya, analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan mengatakan Presiden Prabowo Subianto berencana merilis kebijakan ekspor satu pintu untuk batu bara, CPO, dan ferroalloy (NPI/FeNi) yang efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.

Mereka menjelaskan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) telah dibentuk sebagai entitas yang akan bertanggung jawab menjalankan kebijakan tersebut.

“Meski detail lengkapnya belum dirilis, kami menilai PT DSI akan bertindak sebagai agen ekspor yang mengawasi aktivitas ekspor dan terutama bertanggung jawab pada dokumentasi, bukan terlibat penuh dalam aktivitas ekspor,” tulis Ryan dan Reggie dalam riset yang terbit pada 20 Mei 2026.

Menurut Indo Premier, periode enam bulan sejak 1 Juni hingga 31 Desember 2026 akan menjadi fase pelaporan sebelum implementasi penuh dimulai pada 2027.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement