sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rencana Sentralisasi Ekspor SDA Dinilai Bawa Implikasi Beragam bagi Pasar

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
25/05/2026 11:02 WIB
Rencana pemerintah Indonesia untuk memusatkan ekspor sejumlah komoditas utama melalui badan usaha milik negara (BUMN) dinilai membawa dampak yang beragam.
Rencana Sentralisasi Ekspor SDA Dinilai Bawa Implikasi Beragam bagi Pasar. (Foto: iStock)
Rencana Sentralisasi Ekspor SDA Dinilai Bawa Implikasi Beragam bagi Pasar. (Foto: iStock)

Kebijakan tersebut dinilai bertujuan meningkatkan transparansi aktivitas ekspor sekaligus membatasi praktik under-invoicing dan transfer pricing, serta meningkatkan penerimaan devisa ekspor.

Sebagai catatan, total praktik under-invoicing ekspor secara kumulatif diperkirakan mencapai sekitar USD908 miliar dalam lebih dari 30 tahun terakhir.

“Namun demikian, risiko utamanya adalah eksekusi, karena pelaksanaan yang buruk dapat menyebabkan penurunan volume pada tahap awal implementasi,” tulis mereka.

Indo Premier menilai dampak kebijakan terhadap kinerja laba emiten pada 2026 kemungkinan masih terbatas karena enam bulan pertama implementasi akan lebih difokuskan pada tahap pelaporan.

Namun mulai 2027, ketidakpastian masih cukup tinggi karena kebijakan tersebut akan dievaluasi setiap tiga bulan, sementara aturan pelaksanaannya hingga kini juga belum dirilis secara jelas.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement