AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Resmi IPO, Saham Firmperkasa Utama Naik 9,60 Persen

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 09 April 2021 09:49 WIB
PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) hari ini resmi melalukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.
Resmi IPO, Saham Firmperkasa Utama Naik 9,60 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) hari ini resmi melalukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Dalam IPO perdana ini, sahamnya langsung naik 9,60 persen.

Dilihat melalui RTI, saham FIMP mengalami kenaikan sebesar Rp12 atau 9,60 persen ke Rp137 per unit pada hari pertama penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Frekuensi perdagangan saham FIMP mencapai 27 kali dengan 1,10 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp150,49 juta. Price Earning Ratio (PER) 84,83 dan Market Cap sebesar Rp54,80 miliar.

Emiten yang bergerak pada industri jasa konstruksi ini menawarkan sebanyak 160 juta lembar saham baru Perseroan atau 40 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga saham perdana senilai Rp 125 per lembar.

Direktur Utama Fimperkasa Utama, Mohamad Mulky Thalib mengatakan, dana segar yang diperoleh dari hasil IPO tersebut sebagian besar digunakan untuk pembiayaan modal kerja dan pembelian alat berat.

"Hal ini dilakukan Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan FIMP dengan tujuan meraih perkiraan target pertumbuhan pendapatan Perseroan konsisten minimum sebesar 15 persen per tahun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/4/2021).

Keyakinan Perseroan akan laju pendapatan tersebut ditopang oleh Proyek yang telah diperoleh Perseroan maupun Project on the pipeline Perseroan tahun 2021 yang telah mencapai total sekitar Rp183,8 miliar, diantaranya Proyek Pembangunan PLTM Besai Kemu 2 x 3,5 MW, Proyek Pekerjaan pematangan Lahan (cut & fill), pembangunan unit Rumah tinggal di Ciangsana Bogor dan Condet, Jakarta Timur.

Bersamaan dengan penerbitan saham, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 40.000.000 lembar. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD