BEI menyampaikan bahwa penyesuaian harga teoretis, jumlah saham hasil stock split, serta perubahan parameter saham DSSA dalam sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) dilaksanakan pada 9 April 2026.
Harga saham DSSA pada akhir cum di pasar reguler pada 8 April 2026 tercatat sebesar Rp67.000 per unit dengan nilai nominal lama Rp25 per saham.
Setelah stock split dengan nilai nominal baru Rp1 per saham, harga teoretis saham DSSA yang menjadi pedoman tawar-menawar dan perhitungan indeks di BEI ditetapkan sebesar Rp2.680 per unit.
Harga teoretis tersebut akan digunakan dalam perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi serta menjadi dasar perhitungan Indeks Harga Saham (IHS) individual DSSA.
Dengan pelaksanaan stock split ini, diharapkan likuiditas perdagangan saham DSSA meningkat serta memperluas akses investor terhadap saham perseroan.