AALI
8450
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4340
ACES
615
ACST
187
ACST-R
0
ADES
7300
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
4130
AGAR
294
AGII
2210
AGRO
605
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
107
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
318
ALDO
670
ALKA
290
ALMI
382
ALTO
168
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.32
0.15%
+0.78
IHSG
7085.56
0.14%
+10.18
LQ45
1012.68
0.1%
+1.04
HSI
18031.15
-0.31%
-56.82
N225
27311.30
0.7%
+190.77
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

Right Issue Enam BUMN, Erick Thohir: Saya Tidak Sembarang Kasih Lampu Hijau

MARKET NEWS
Suparjo Ramalan
Kamis, 18 Agustus 2022 14:23 WIB
Erick mengatakan penambahan modal ditujukan bagi BUMN dengan industri yang memiliki prospek dan potensi baik ke depan. 
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto: MNC Media.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto: MNC Media.

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara terkait rencana penambahan modal atau rights issue enam perusahaan pelat merah di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Erick menyebut aksi korporasi enam BUMN tersebut bertujuan untuk menjaga permodalan perusahaan. Mereka, yaitu PT Bank Tabungan Negara (BBTN), PT Krakatau Steel (KRAS), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Garuda Indonesia (GIAA), PT Krakatau Steel (KRAS), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI). 

"Jangan dibilang utang lagi, yang namanya aksi korporasi kan macam-macam, apakah menambah modal dari peran pemerintah, penambahan modal dari aksi korporasi pasar, kemitraan strategis, dan lain-lain," ujar Erick kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Dia menegaskan tak sembarang memberikan lampu hijau bagi BUMN melakukan rights issue. Erick mengatakan penambahan modal ditujukan bagi BUMN dengan industri yang memiliki prospek dan potensi baik ke depan. 

Contohnya, BTN yang fokus menyedihkan hunian bagi masyarakat, termasuk generasi muda yang kini menjadi mayoritas penduduk Indonesia. BUMN harus memberikan jalan keluar atas kesulitan generasi muda dalam memiliki hunian.

"Mesti ada solusi dong, masa yang kaya-kaya aja dapet rumah, generasi baru kita tidak bisa beli rumah. Makanya kita punya program yang namanya Rumah Milenial di mana kerja sama BTN dan KAI," papar Erick.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD