IDXChannel - Risalah Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (8/7/2026) membayangi Wall Street pekan depan di mana prospek suku bunga telah berubah drastis. Pada awal tahun, pasar memperkirakan terjadi penurunan suku bunga yang diyakini bakal mendukung pasar saham.
Kini, ekspektasi bergeser menjadi kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
Ekspektasi kebijakan yang lebih hawkish menguat setelah rapat The Fed bulan lalu, yang merupakan rapat pertama di bawah kepemimpinan ketua baru, Kevin Warsh. Dia menegaskan bahwa bank sentral akan berfokus pada upaya menjaga stabilitas harga, dengan inflasi yang masih berada di atas target tahunan The Fed sebesar 2 persen.
Warsh juga mengingatkan bahwa bank sentral tidak lagi akan “menggandeng tangan” pasar dengan memberikan panduan ke depan (forward guidance) mengenai langkah kebijakan dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat risalah rapat kebijakan moneter menjadi semakin penting bagi pelaku pasar.
“Saya rasa akan menarik melihat bagaimana diskusi berlangsung di meja rapat, dan seberapa hawkish kecenderungan mereka,” kata Co-Chief Investment Strategist di Manulife John Hancock Investments, Matthew Miskin, dilansir Reuters, Minggu (5/7/2026).