sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Risalah The Fed hingga Musim Laporan Keuangan Bayangi Wall Street Pekan Depan

Market news editor Nia Deviyana
05/07/2026 17:08 WIB
Pada awal tahun, pasar memperkirakan terjadi penurunan suku bunga yang mendukung pasar saham. Kini, ekspektasi bergeser menjadi kenaikan suku bunga.
Risalah The Fed hingga Musim Laporan Keuangan Bayangi Wall Street Pekan Depan. Foto: AP.
Risalah The Fed hingga Musim Laporan Keuangan Bayangi Wall Street Pekan Depan. Foto: AP.

Menurut investor, salah satu topik penting yang harus dicermati para pejabat The Fed adalah dampak harga energi terhadap inflasi, mengingat menjelang rapat tersebut harga energi mulai turun setelah lonjakan akibat perang Iran. Topik lain adalah sejauh mana terdapat perbedaan pandangan di antara para pejabat bank sentral.

Suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan pasar saham karena meningkatkan biaya pinjaman bagi konsumen dan perusahaan, sekaligus mendorong kenaikan imbal hasil obligasi sehingga membuat obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan saham.

Data LSEG pada Kamis malam menunjukkan pasar kontrak berjangka suku bunga The Fed memperkirakan peluang yang hampir seimbang bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September. Sementara itu, data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Kamis menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja pada Juni melambat tajam, sehingga meredakan sebagian kekhawatiran pasar mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Investor juga akan mencermati sektor teknologi yan mulai kehilangan momentum dalam beberapa pekan terakhir.

Saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor, menjadi motor utama kenaikan pasar dalam beberapa bulan terakhir. Indeks acuan S&P 500 melonjak 14,9 persen pada akhir kuartal II, menjadi kinerja kuartalan terbaik sejak 2020.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement