IDXChannel - Di tengah tekanan pasar saham Indonesia akibat ancaman penurunan status dari emerging market menjadi standalone market oleh MSCI, saham dengan imbal hasil dividen tinggi mulai dilirik sebagai peluang investasi.
Namun, investor tetap perlu selektif karena besarnya dividen belum tentu sebanding dengan risiko penurunan harga saham dan likuiditas perdagangan.
Analis UOB Kay Hian dalam riset yang terbit pada 20 Oktober 2026 mengidentifikasi 10 saham yang dinilai menawarkan peluang pendapatan dividen, yakni ELSA, ASII, IPCC, AADI, MSTI, IPCM, PBID, SPTO, RALS, dan DLTA.
Daftar tersebut disusun dari penyaringan (screening) awal terhadap 45 saham berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari imbal hasil dividen (dividend yield), rekam jejak pembayaran dividen, valuasi, hingga kondisi neraca keuangan.
UOB Kay Hian menekankan bahwa kesepuluh saham tersebut bukan rekomendasi dengan bobot investasi yang sama.