Investor disarankan mengakumulasi saham secara bertahap apabila valuasi terkoreksi lebih jauh, dengan tetap mempertimbangkan likuiditas dan keberlanjutan pembagian dividen.
Dari 10 saham tersebut, tiga di antaranya masuk dalam cakupan riset UOB Kay Hian, yakni PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). Ketiganya mendapat rekomendasi beli (buy).
ELSA memiliki proyeksi dividend yield sebesar 12,8 persen untuk 2026, ditopang ekspektasi peningkatan permintaan jasa minyak dan gas seiring dukungan pemerintah terhadap sektor tersebut.
Pendapatan dari jasa seismik yang diperkirakan meningkat pada paruh kedua 2026 juga berpotensi menopang kinerja perseroan.
UOB Kay Hian mempertahankan rekomendasi beli ELSA dengan target harga Rp1.450 per saham.