sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Diprediksi Masih Betah di Level Rp17.000

Market news editor Anggie Ariesta
24/05/2026 09:47 WIB
Nilai tukar Rupiah diproyeksikan masih akan tertahan di kisaran level Rp17.000 per Dolar Amerika Serikat (AS) dalam jangka pendek.
Rupiah Diprediksi Masih Betah di Level Rp17.000 (FOTO:iNews Media Group)
Rupiah Diprediksi Masih Betah di Level Rp17.000 (FOTO:iNews Media Group)

"Kalau kita melihat secara teori, tadi nilai tukar rill efektifnya (real effective exchange rate) rupiah dalam kondisi normal itu mestinya kita di bawah Rp17.000 per dolar AS. Tapi kan kita sebagai ekonom, sebagai analis, kan kita mempertimbangkan ya risiko-risiko global, risiko-risiko yang ada saat ini, dan juga respon kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Bank Indonesia," tutur Josua.

Di tengah sensitifnya pergerakan kurs, Josua menyayangkan maraknya opini dari para influencer atau pembuat konten di media sosial yang kurang memahami anatomi makroekonomi namun ikut berkomentar panjang lebar mengenai kejatuhan Rupiah. 

Narasi yang keliru di ruang digital dikhawatirkan dapat memicu kepanikan publik atau fenomena FOMO (Fear of Missing Out) yang mendorong masyarakat awam ikut-ikutan berburu Dolar AS.

Selain menyoroti faktor psikologis massa, Josua menggarisbawahi bahwa instrumen kebijakan moneter milik Bank Indonesia tidak akan mampu bekerja secara optimal jika dibiarkan berjalan sendirian di pasar tanpa topangan sektor fiskal maupun sektor riil.

"Kebijakan BI ini tidak bisa berdiri sendiri ya, ini perlu harus ditopang juga oleh kebijakan-kebijakan lainnya, makanya harus ada koordinasi kebijakan, sinergi kebijakan. Sebenarnya sinergi kebijakan ini kata kunci yang sangat direspon positif oleh rating agency dan juga investor asing sebelum-sebelumnya. Dan ini harusnya diperkuat lagi saat ini oleh pemerintah dan juga otoritas di sektor keuangan," katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement