Selain stimulus ekonomi, pemerintah juga memprioritaskan aspek keselamatan dan kenyamanan perjalanan mudik. Kemudian, koordinasi lintas kementerian/lembaga terus dilakukan untuk memastikan kelayakan infrastruktur jalan terutama di tengah kondisi curah hujan yang tinggi.
Tak hanya pemberian stimulus ekonomi berupa diskon transportasi, pemerintah juga memperkuat daya beli masyarakat dengan menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang diberikan sekaligus untuk dua bulan dengan target penerima manfaat sebanyak 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berasal dari desil 1-4.
"Kebijakan yang dirumuskan pemerintah ini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga bisa mendongkrak Produk Domestic Bruto (PDB) di kuartal pertama lebih baik dibandingkan kuartal keempat tahun 2025," kata Ibrahim.
Dari berbagai sentiment di atas, untuk perdagangan besok mata uang rupiah masih berpeluang fluktuatif namun diproyeksi ditutup melemah paa rentang Rp16.780- Rp16.810 per USD.
(NIA DEVIYANA)