Dari eksternal, sentimen pasar membaik setelah Iran dan Israel mengatakan mereka telah menghentikan serangan satu sama lain setelah seruan dari Presiden AS Donald Trump agar mereka segera menghentikan penembakan, meskipun Teheran mengatakan akan melanjutkan serangan jika Israel terus menyerang Hizbullah di Lebanon.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pernyataan video yang disiarkan oleh televisi Israel bahwa Israel akan merespons dengan kekuatan jika Iran menyerang lagi. Trump mengatakan kepada Axios dalam sebuah wawancara bahwa ia sudah memperingatkan Netanyahu jika kembali berperang dengan Iran.
Salah satu isu kunci yang ditekan Washington kepada Teheran dalam perundingan perdamaian adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia sebelum AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada akhir Februari.
Pada Senin, pasukan AS melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak tanpa muatan di Teluk Oman setelah kapal tersebut mencoba berlayar ke pelabuhan Iran, melanggar blokade yang sedang berlangsung terhadap Iran, kata militer AS.
Pasar juga khawatir bahwa inflasi yang didorong oleh energi dapat tetap tinggi, mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve, dan dalam beberapa kasus, memperhitungkan kemungkinan pengetatan kebijakan lebih lanjut.