Berdasarkan data makro yang dirilis bank sentral, angka Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2026 bertengger di level 117,8. Realisasi tersebut menunjukkan penurunan yang konsisten jika dibandingkan dengan pencapaian pada Mei 2026 yang sempat berada di level 120,9, atau posisi awal tahun pada Januari 2026 yang sempat perkasa di level 127,0.
Meskipun mengalami penurunan berturut-turut dalam beberapa bulan terakhir, BI menegaskan bahwa kondisi psikologis ekonomi masyarakat secara umum masih berada di zona aman. Keyakinan konsumen dinyatakan tetap terjaga pada area optimistis karena perolehan agregat angka IKK nasional terpantau konsisten berada di atas ambang batas parameter dasar sebesar 100.
Berdasarkan berbagai sentimen di atas, untuk perdagangan besok, mata uang rupiah masih rentan berfluktuatif namun diproyeksi melemah pada rentang Rp18.120- Rp18.180 per USD.
(NIA DEVIYANA)