sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Pekan Depan Berpeluang Lewati Rp17.000 per Dolar AS

Market news editor Anggie Ariesta
12/04/2026 14:15 WIB
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih berlanjut pada pekan depan karena fluktuasi tajam di pasar global.
Rupiah Pekan Depan Berpeluang Lewati Rp17.000 per Dolar AS. (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Pekan Depan Berpeluang Lewati Rp17.000 per Dolar AS. (Foto: iNews Media Group)

"Pelemahan mata uang rupiah kemungkinan masih akan bertahan di atas level 17.000. Itu untuk rupiah," tambahnya.

Fokus utama pasar saat ini tertuju pada perundingan antara AS dan Iran yang difasilitasi oleh Pakistan. Ibrahim memaparkan dua skenario yang akan berdampak langsung pada harga minyak dan inflasi.

Jika jeda perang selama dua minggu tercapai, harga minyak diprediksi turun yang kemudian akan meredam inflasi. Hal ini membuka peluang bagi Bank Sentral AS (The Fed) untuk menurunkan suku bunga, yang menjadi sentimen positif bagi harga emas.

Jika negosiasi gagal, potensi perang terbuka di Terusan Suez dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran akan memicu lonjakan harga minyak mentah dan emas secara bersamaan.

"Kalau perangnya masih menggunakan misil, kemudian Iran masih menutup Selat Hormuz, ini akan membuat transportasi minyak tersendat sehingga harga minyak naik, dolar menguat, dan berdampak terhadap inflasi," kata Ibrahim.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement