“WSBP terus berupaya menjaga kinerja usaha melalui pengelolaan operasional yang lebih efisien, penguatan arus kas, serta fokus pada proyek-proyek yang memiliki kualitas dan potensi yang baik, juga terus menjalankan strategi bisnis secara lebih selektif dan prudent guna menjaga keberlangsungan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto dalam keterangan resmi dikutip Senin (25/5/2026).
Strategi tersebut tercermin melalui aktivitas operasional dan kontribusi WSBP pada berbagai proyek yang tengah berjalan. Pada lini bisnis Beton Precast, WSBP menyuplai produk untuk Proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2, Pembangunan Sekolah Rakyat Sumatra Selatan, Proyek New Priok Eastern Access (NPEA), serta Proyek UCC Tangguh.
Sementara itu, pada lini bisnis Beton Readymix, WSBP menyuplai kebutuhan beton untuk Proyek Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Seksi 3A dan 3B, Proyek Bendungan Bener, serta pembangunan Kawasan Yudikatif Ibu Kota Nusantara (IKN) yang meliputi Gedung MPR IKN, Gedung DPR 1 dan 2 IKN, serta Gudang DPD IKN.
Adapun pada lini bisnis Jasa Konstruksi, WSBP tengah mengerjakan Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Madura (POLTERA), Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana Bali, serta berbagai proyek lainnya.
Berikut susunan Komisaris dan Direksi WSBP hasil RUPST 22 Mei 2026:
KOMISARIS
Komisaris Utama : Indra Utama
Komisaris Independen : Ahmad Subagya
Komisaris Independen : Heri Sebayang