Sucor memproyeksikan laba AADI pada 2025 mencapai USD888 juta, dengan valuasi premium Rp30.100 per saham, naik 442 persen dari harga IPO Rp5.550. Tiga katalis utama adalah ketegangan geopolitik, potensi masuk MSCI, dan regulasi pendukung sektor energi.
Dengan PE hanya 2,3 kali proyeksi 2024, AADI dinilai undervalued dan berpotensi mengalami re-rating signifikan, didorong momentum positif di pasar batu bara.
PUPS AADI
Selain melalui IPO, pemegang saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dapat membeli saham AADI melalui Penawaran Umum Pemegang Saham (PUPS) dengan rasio 4,39:1. Artinya, setiap 4.389 saham ADRO berhak ditebus menjadi 1.000 saham AADI.
Harga saham AADI dalam skema ini ditentukan dalam dua batasan. Harga minimum adalah Rp5.546 per saham, sesuai penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Kusnanto dan Rekan, setara dengan USD0,35 per saham.
Sementara harga maksimum ditetapkan sebesar Rp5.960 per saham, setara dengan USD0,38, atau 107,5 persen dari nilai wajar saham, sesuai dengan aturan POJK No. 35/2020.