Berdasarkan pivot fibonacci, level resistance selanjutnya untuk AMMN berada di 9.137 dan 9.433, dengan level support berada di level psikologis 9.000 dan 8.658.
Kenaikan harga komoditas logam, termasuk komoditas tembaga dan emas, turut menopang kinerja harga saham AMMN tahun ini.
Kontrak berjangka (futures) tembaga sudah melompat 15 persen YtD dan emas melesat 13 persen pada periode yang sama di tengah penutupan tambang salah satu produsen tembaga terbesar dunia Cobre Panama dan prospek permintaan China dan memanasnya geopolitik Timur Tengah.
Menurut laporan Reuters, pada 27 Maret 2024, AMMN telah mengajukan permintaan kepada pemerintah Indonesia untuk mengizinkannya mengekspor konsentrat tembaga setelah 31 Mei, kata CEO Amman Mineral Alexander Ramlie.
Indonesia akan memberlakukan larangan ekspor konsentrat tembaga mulai Juni mendatang.