Kenaikan ke rekor baru ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven serta ekspektasi pemangkasan suku bunga, yang membuat emas tetap menjadi aset favorit investor.
Pergerakan harga emas juga dipicu oleh meningkatnya risiko geopolitik global, di samping harapan akan penurunan lanjutan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS).
Mengutip Trading Economics, Ketua Parlemen Iran pada Minggu memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel agar tidak melakukan intervensi, menyusul ancaman Presiden Trump terkait kemungkinan serangan militer.
Peringatan itu muncul di tengah gelombang protes besar di Iran yang dilaporkan telah menewaskan ratusan orang.
Di sisi lain, AS terus melanjutkan blokade terhadap Venezuela setelah pencopotan Presiden Maduro.