“Apabila harga kembali turun dan menembus di bawah 8.720, kondisi tersebut berpotensi memicu koreksi lebih lanjut dan menggagalkan skenario penguatan jangka pendek,” kata BRI Danareksa.
Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) meningkat 3,55 persen ke Rp1.750 per unit dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) tumbuh 3,60 persen ke Rp575 per unit.
Ketiga emiten tersebut baru saja masuk dalam hasil rebalancing Market Vectors Index Solutions (MVIS) Global Junior Gold Miners Index, yang menjadi acuan bagi VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ).
Perubahan tersebut akan mulai berlaku efektif pada 20 Maret 2026.
Berdasarkan estimasi CGS International Sekuritas Indonesia (CGSI), EMAS berpotensi menerima inflow terbesar sekitar USD86 juta (sekitar Rp1,46 triliun) dengan bobot sekitar 0,73 persen.
ARCI diperkirakan memperoleh inflow sekitar USD12 juta (Rp203,8 miliar) dengan bobot 0,11 persen, sementara PSAB sekitar USD2 juta dengan bobot 0,02 persen.