Bisnis pertambangan BIPI dikelola oleh Putra Hulu Lematang. Lokasi konsesi berada di Sumatera Selatan dengan luasan 1.186 hektare. Pada 2017, konsesi ini menghasilkan ratusan ribu metrik ton batu bara.
Lalu siapa pemegang saham BIPI saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan dan pengendali saham di PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Saham BIPI Bergerak di Bidang Apa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Menurut laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, hingga akhir Januari 2026, pengendali saham BIPI adalah PT Indotambang Perkasa dengan kepemilikan sebanyak 12,35 miliar saham.
Jumlah itu setara dengan 19,39 persen dari total saham terdaftar. Pemegang saham mayoritas berikutnya adalah CGS-CIMB Securities dengan kepemilikan sebanyak 8,09 miliar, setara 12,7 persen dari total saham.
Sementara masyarakat menguasai 43,26 juta saham BIPI, setara 67,91 persen dari total saham terdaftar. Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham BIPI, atau pemilik perusahaan, adalah Halim Jusuf.
Perusahaan ini mencatatkan sahamnya secara perdana di bursa pada 2010 dengan melepas 11,50 miliar saham di harga penawaran Rp140 per unit. Dari IPO ini perseroan mengantongi Rp1,61 triliun.
Dalam satu bulan terakhir, saham BIPI mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 14,78 persen.
Itulah informasi singkat tentang saham BIPI bergerak di bidang apa.
(Nadya Kurnia)