CUAN memiliki bobot terbesar di antara para penghuni baru LQ45 masing-masing sebesar 1,46 persen, diikuti DEWA 0,8 persen, ESSA 0,47 persen, WIFI 0,31 persen, dan HRTA 0,23 persen.
Sementara secara keseluruhan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memiliki bobot paling besar di antara seluruh konstituen LQ45 sebesar 15 persen, diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 12,91 persen, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) 9,86 persen.
Untuk IDX80, BEI mendepak lima saham. Selain BREN dan DSSA, yang keluar yakni PT BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Sebagai gantinya, muncul nama PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Sementara untuk IDX30 hanya ada satu pergantian "pemain" yakni PT Indosat Tbk (ISAT) yang keluar dan digantikan oleh PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR).
(Rahmat Fiansyah)