Samuel Sekuritas memperkirakan bisnis bus listrik akan menyumbang pendapatan sekitar Rp268 miliar pada 2026 dengan asumsi penjualan sekitar 70 unit.
Hingga saat ini, sekitar 165 unit bus listrik VKTR telah beroperasi dengan rata-rata jarak tempuh sekitar 210 kilometer per hari.
Perseroan juga tengah menyiapkan peluncuran bus listrik berukuran 8 meter pada tahun ini. Produk baru tersebut diharapkan memperluas peluang VKTR dalam mengikuti tender maupun memenuhi kebutuhan operator transportasi.
Di luar bisnis bus listrik, Samuel juga melihat prospek truk listrik (e-truck) semakin menarik seiring meningkatnya kebutuhan sektor pertambangan dan perkebunan yang mulai menjalankan agenda dekarbonisasi.
Di sisi lain, VKTR bersiap menggelar rights issue dengan menerbitkan hingga 25 miliar saham baru melalui skema tujuh saham lama memperoleh empat HMETD.