Samuel Sekuritas dalam risetnya pada 26 Juni 2026 menyebut perseroan menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memenangkan tender pengadaan sekitar 350 unit bus listrik TransJakarta pada 2026.
Tender tersebut diperkirakan mencakup 200 unit bus listrik berukuran 12 meter dan 150 unit bus berukuran 8 meter, atau meningkat sekitar 20 persen dibandingkan pengadaan tahun sebelumnya.
Samuel Sekuritas memperkirakan VKTR berpeluang memperoleh kontrak sekitar 90-100 unit bus listrik atau setara pangsa pasar 25-30 persen.
Optimisme tersebut didukung kemitraan strategis perseroan dengan produsen kendaraan listrik asal China, BYD, serta tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang telah mencapai 40 persen.
Pada tender TransJakarta 2025, VKTR memperoleh kontrak pengadaan 80 unit bus listrik. Sebanyak 50 unit telah diakui sebagai penjualan, sedangkan 30 unit sisanya dikirim pada kuartal I-2026.