“Reli ke rekor tertinggi dipicu kinerja Wall Street, tetapi koreksi yang terjadi menjadi semacam penyesuaian terhadap realitas situasi di Timur Tengah,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, kontrak berjangka Wall Street turut melemah di sesi Asia. Kontrak Nasdaq turun sekitar 0,5 persen, sementara S&P 500 terkoreksi 0,7 persen.
Kontrak berjangka saham Eropa juga mengindikasikan pembukaan yang lebih lemah, dengan indeks kawasan turun sekitar 1,1 persen. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.