sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Konglo TPIA-DSSA Cs dan Bank Besar Seret IHSG hingga Turun 4 Persen

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
18/05/2026 10:23 WIB
Deretan saham berkapitalisasi jumbo menjadi pemberat utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga merosot lebih dari 4 persen pada perdagangan Senin (18/5).
Saham Konglo TPIA-DSSA Cs dan Bank Besar Seret IHSG hingga Turun 4 Persen. (Foto: Magnific)
Saham Konglo TPIA-DSSA Cs dan Bank Besar Seret IHSG hingga Turun 4 Persen. (Foto: Magnific)

Sebelumnya, Mirae Asset Sekuritas memperkirakan bobot Indonesia di indeks MSCI Emerging Markets (EM) menyusut menjadi sekitar 0,5 persen dari sebelumnya 0,7 persen. Penurunan itu dipicu eliminasi besar-besaran saham Indonesia dari indeks global MSCI.

Dalam review terbaru, MSCI mengeluarkan enam saham dari indeks Standard Cap. Dari jumlah tersebut, hanya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang dipindahkan ke indeks Small Cap. Sementara PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sepenuhnya terhapus dari indeks MSCI.

MSCI juga menghapus 13 saham Indonesia dari indeks Small Cap, sehingga total terdapat 19 saham domestik yang dieliminasi dalam rebalancing kali ini.

Mirae menilai langkah tersebut mencerminkan dampak pembekuan rebalancing sejak Januari lalu yang berkaitan dengan isu transparansi kepemilikan saham. Meski demikian, risiko Indonesia keluar dari kategori emerging market dinilai mulai mereda.

“Deletion without addition mendominasi,” tulis analis Mirae dalam risetnya.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement