Di sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 1,69 persen dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) melemah 1,85 persen. Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) terkoreksi 7,64 persen.
Selain itu, tekanan juga terlihat pada saham sektor bahan bangunan dan manufaktur seperti PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang turun 8,65 persen, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang melemah 9,81 persen.
Pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan, tekanan terhadap IHSG pagi ini dipicu derasnya arus keluar dana asing setelah perubahan konstituen indeks global.
“Pada bulan ini, terjadi outflow terbesar dari indeks MSCI maupun FTSE. Dari enam emiten berkapitalisasi besar yang keluar, yaitu DSSA dan BREN yang berada dalam daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC), kemudian AMMN, AMRT, CUAN, dan TPIA,” ujar Michael, Senin (18/5/2026).
Dia menambahkan, tekanan pasar juga datang dari keputusan FTSE Russell yang akan menghapus DSSA dari konstituennya.