IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada kuartal I-2026.
Posisi ULN hingga Maret 2026 tercatat sebesar USD433,4 miliar, atau tumbuh sebesar 0,8 persen (yoy) melambat dibandingkan dengan kuartal IV-2025 sebesar 1,9 persen.
"Perkembangan posisi ULN tersebut dipengaruhi oleh ULN sektor publik dan ULN sektor swasta," tulis Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso dalam laman resmi BI, Senin (18/5/2026).
Adapun utang luar negeri pemerintah tumbuh lebih rendah 3,8 persen (yoy) atau sebesar USD214,7 miliar, dibandingkan pertumbuhan pada kuartal IV-2025 sebesar 5,5 persen (yoy).
Perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran modal masuk asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring dengan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.