sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham RLCO ARA 17 Kali: Viral di Kalangan Ritel di Media Sosial, Inilah Pemiliknya

Market news editor Kurnia Nadya
09/01/2026 13:25 WIB
Saham RLCO viral di kalangan investor ritel di media sosial karena tingkat return yang menggiurkan sejak pencatatan perdana pada 8 Desember.
Saham RLCO ARA 17 Kali: Viral di Kalangan Ritel di Media Sosial, Inilah Pemiliknya. (Foto: Abadi Lestari Indonesia)
Saham RLCO ARA 17 Kali: Viral di Kalangan Ritel di Media Sosial, Inilah Pemiliknya. (Foto: Abadi Lestari Indonesia)

IDXChannel—Saham RLCO menjadi topik perbincangan di kalangan netizen, terutama investor ritel yang aktif menggunakan platform media sosial. Saham yang baru IPO pada 8 Desember 2025 ini menyentuh auto reject atas berkali-kali. 

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) mencatatkan sahamnya secara perdana dengan melepas 6,25 juta saham dengan harga penawaran Rp168 per saham. Pada perdagangan hari ini (9/1/2026), harganya sudah Rp4.010 per saham. 

Saham yang bergerak di industri pengolahan sarang burung walet ini mencetak rekor ARA 17 kali berturut-turut, mengalahkan IPO PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang dulu juga diburu investor ritel. 

RLCO tercatat sebagai emiten sektor konsumen primer, perusahaan ini memiliki bisnis pengolahan sarang burung walet sekaligus memproduksinya menjadi makanan dan minuman. Adapun merek produk buatannya adalah Real Food.

Produk sarang walet buatan perseroan antara lain minuman sarang walet siap minum dan sarang burung walet kering. Selain itu RLCO juga membuat produk lain seperti kaldu ayam cair, makanan ringan, abon sapi, dan minuman nutrisi. 

Melansir laman resmi perseroan (9/1/2026), RLCO menyasar pangsa konsumen usia dewasa dan anak-anak. Saat ini ada enam produk yang diperdagangkan dengan merek Real Food. 

Sebelum terjun ke bisnis pengolahan sarang walet, perusahaan yang berdiri pada 2016 ini mengawali usaha dengan ekspor sarang walet mentah. RLCO baru terjun ke bisnis pengolahan dua tahun berikutnya dengan mendirikan Realfood Winta Asia. 

Usai mengembangkan produk olahan sarang walet, pada 2024 perseroan memperluas jenis produknya ke segmen protein berbasis unggas. Dari sinilah RLCO mulai memproduksi kaldu ayam cair dan abon sapi. 

Saham RLCO ARA 17 Kali, Siapa Pemiliknya? 

Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, per 31 Desember 2025 ada dua pengendali saham RLCO, yakni PT Realco Omega Investama dan Edwin Pranata. 

Realco Omega Investama memiliki 2,42 miliar saham, setara 77,7 persen dari total saham terdaftar. Lalu Edwin Pranata yang saat ini menjabat sebagai direktur utama perseroan, memiliki 72,5 juta saham, setara 2,32 persen. 

Adapun masyarakat (non-warkat) memiliki 627,5 juta saham, setara 20,08 persen dari total saham terdaftar. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham RLCO, atau pemilik perusahaannya, adalah Edwin Pranata. 

Sejak pencatatan perdananya hingga 9 Januari 2026, RLCO mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 1.674 persen. Saham ini sempat diperdagangkan dengan skema full call auction (FCA) selama sepekan.  
 


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement