sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Rokok Berguguran usai Reshuffle Menkeu, Risiko CHT 2027 Kembali Menghantui

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
15/09/2026 15:06 WIB
Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara dinilai kembali menghidupkan kekhawatiran terhadap kebijakan cukai tembakau.
Saham Rokok Berguguran usai Reshuffle Menkeu, Risiko CHT 2027 Kembali Menghantui. (Foto: Magnific)
Saham Rokok Berguguran usai Reshuffle Menkeu, Risiko CHT 2027 Kembali Menghantui. (Foto: Magnific)

“Reshuffle Menkeu ke Suahasil Nazara mengembalikan risiko kenaikan CHT 2027 pasca-freeze 2026,” tulis MNC Sekuritas dalam laporannya.

Sentimen tersebut tercermin dari koreksi tajam saham rokok. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 14.54 WIB, saham PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) anjlok 7,64 persen ke level Rp665 per unit.

Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) juga turun 5,92 persen menjadi Rp17.875 per unit.

Sementara itu, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) terkoreksi 2,87 persen ke Rp1.525 per unit setelah sempat menyentuh level terendah harian Rp1.470 per saham.

Tekanan sektor tembakau tidak hanya berasal dari potensi kenaikan CHT.

Usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Kesehatan untuk melarang total produk vape melalui Peraturan Presiden (Perpres), menyusul kekhawatiran terkait maraknya narkotika cair, turut menjadi headwind tambahan bagi industri.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement