Market Watch
Last updated : 16:15 WIB 31/05/2023

Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes

Major Indexes
  • IHSG
  • 6,633.26
  • -3.16
  • -0.05%
  • LQ45
  • 949.67
  • +6.57
  • +0.7%
  • IDX30
  • 494.61
  • +4.07
  • +0.83%
  • JII
  • 530.52
  • -7.10
  • -1.32%
  • HSI
  • 18,949.94
  • +733.03
  • +4.02%
  • NYSE
  • 15,031.08
  • +143.94
  • +0.97%
  • STI
  • 3,166.30
  • +7.50
  • +0.24%
Currencies
  • USD-IDR
  • 14,990
  • 0.00%
  • 0
  • HKD-IDR
  • 7
  • 0.00%
  • 0
Commodities
  • Emas
  • 943,493
  • -0.08%
  • -786
  • Minyak
  • 1,028,614
  • -1.21%
  • -12,592

Saham Winner Nusantara (WINR) Masusk Radar UMA BEI Usai Anjlok Sepekan

Market news
Anggie Ariesta
08/07/2022 08:44 WIB
BEI memasukkan saham PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) dalam radar Unusual Market Activity (UMA). Itu karena sahamnya turun cukup dalam selama sepekan.
Saham Winner Nusantara (WINR) Masusk Radar UMA BEI Usai Anjlok Sepekan. (Foto: MNC Media)
Saham Winner Nusantara (WINR) Masusk Radar UMA BEI Usai Anjlok Sepekan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) dalam radar Unusual Market Activity (UMA). Itu karena sahamnya turun cukup dalam selama sepekan terakhir.

Saham emiten yang bergerak di dalam bidang properti dan real estat itu menunjukkan gerak saham yang terus melemah 22,86% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sementara itu, secara year to date (ytd), sahamnya telah anjlok hingga 60%. Saham WINR ditutup koreksi 6,90% pada perdagangan Kamis (7/7/2022) di level 54.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham WINR yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan P.H Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Martin Satria D. Bako, dikutip Kamis (7/7/2022).

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan dibidang Pasar Modal.

Halaman : 1 2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis IDX Channel tidak terlibat dalam materi konten ini.