AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Sejarah Saham ADRO, Emiten dengan Laba USD400 Juta di Awal 2022

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza/SEO
Jum'at, 05 Agustus 2022 10:45 WIB
ADRO diketahui berhasil mencatatkan laba pada tiga bulan pertama tahun 2022. Emiten batu bara ini mencatatkan laba bersih sebesar USD400,07 juta pada awal 2022
Sejarah Saham ADRO, Emiten dengan Laba USD400 Juta di Awal 2022. (Foto: Sejarah Saham ADRO)
Sejarah Saham ADRO, Emiten dengan Laba USD400 Juta di Awal 2022. (Foto: Sejarah Saham ADRO)

IDXChannel - Sejarah saham ADRO atau kode emiten milik perusahaan PT Adaro Energy Indonesia Tbk, dimulai ketika ADRO didirikan sebagai PT Padang Karunia pada 28 Juli 2004 dan memulai bisnis pada  Juli 2005.

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) diketahui berhasil mencatatkan laba pada tiga bulan pertama tahun 2022. Emiten batu bara ini mencatatkan laba bersih sebesar USD400,07 juta pada kuartal pertama tahun 2022. Ini merupakan peningkatan bersih sebesar 457,6%. laba dibandingkan periode yang sama tahun lalu hanya USD71,74 juta.

Pada Juli 2008, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana sebanyak 11.139.331.000 lembar saham (34,8% dari 31.985.962.000 modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh). Penawaran kepada masyarakat tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Juli 2008.

Adaro bergerak dalam kegiatan kantor pusat dan konsultasi manajemen (kegiatan usaha anak perusahaan di bidang pertambangan, penggalian,  penunjang pertambangan, perdagangan besar, angkutan, penyimpanan dan  penunjang angkutan, penanganan kargo (bongkar muat barang), pelabuhan laut), aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut, pertanian tanaman, konstruksi, reparasi dan pemasangan mesin, pengadaan listrik, pengelolaan air, kehutanan dan industri).

Peningkatan laba bersih ADRO sejalan dengan peningkatan aktivitas penjualan. Streamer, yang dipimpin oleh Garibaldi 'Boy' Thohir, mencatat penjualan USD1,22 miliar, naik 77,13 dari pendapatan Q1 2021 yang hanya USD691,97 juta.

Secara spesifik, tidak kurang dari USD1,18 miliar berasal dari penjualan batu bara kepada pihak ketiga, yang sebagian merupakan pendapatan ekspor hingga USD971,31 juta dan pendapatan domestik  USD210,98 juta. Diikuti oleh pendapatan jasa pertambangan domestik senilai USD26,68 juta, serta pendapatan lainnya senilai USD10,05 juta.

Untuk pelanggan yang pendapatan transaksinya lebih dari 10% dari total pendapatan usaha konsolidasi adalah TNB Fuel Services Sdn. Bhd. senilai USD127,61 juta. Di sisi lain, beberapa biaya yang dikeluarkan oleh ADRO juga meningkat. Misalnya, beban pokok pendapatan meningkat 23,9% menjadi USD622,78 juta dari USD502,19 juta sebelumnya.

Secara online, biaya operasional meningkat 45,11% menjadi USD66,62 juta. Namun, ADRO mencatat pendapatan bersih lain-lain sebesar USD19,15 juta sementara sebelumnya mengeluarkan biaya lain-lain sebesar USD10,29 juta. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD