AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Sejarah Saham ERAA, Perusahaan Distribusi Handphone Incaran Semua Orang

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza/SEO
Jum'at, 05 Agustus 2022 10:48 WIB
ERAA didirikan pada tanggal 08 Oktober 1996 dan memulai aktivitas usaha komersialnya sejak tahun 2000.
Sejarah Saham ERAA, Perusahaan Distribusi Handphone Incaran Semua Orang. (Foto: Sejarah Saham ERAA)
Sejarah Saham ERAA, Perusahaan Distribusi Handphone Incaran Semua Orang. (Foto: Sejarah Saham ERAA)

IDXChannel - Sejarah saham ERAA yang merupakan kode emiten dari perusahaan PT Erajaya Swasembada Tbk bermula saat ERAA didirikan pada tanggal 08 Oktober 1996 dan memulai aktivitas usaha komersialnya sejak tahun 2000.

ERAA adalah perusahaan yang berbasis di Indonesia yang bergerak di bidang distribusi  ponsel dan tablet serta bisnis ritel. Merek ponsel ritel perusahaan termasuk Apple, BlackBerry, HTC, Huawei, LG, Motorola, Nokia, Samsung dan Sony. 

Erajaya Group saat ini memiliki sekitar 1.218 cabang. Perusahaan juga menjual dan mendistribusikan kartu pulsa prabayar, kartu SIM, komputer, perangkat lain, dan aksesori ponsel. Selain itu, mengoperasikan toko ritel dengan berbagai merek seperti Erafone Megastore. Toko gadget Eraphone; iBox, yang secara eksklusif menjual produk Apple, dan AndroidNation, yang secara eksklusif menjual produk Android. Anak perusahaan antara lain PT Teletama Artha Mandiri, PT Erafone Artha Retailindo, PT Sinar Eka Selaras dan PT Data Citra Mandiri.

Pada tanggal 2 Desember 2011, ERAA menerima pemberitahuan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) saham ERAA paling banyak 920.000.000 dengan nilai nominal Rp500 per saham dan harga penawaran Rp1.000, per saham. Saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Desember 2011.

Emiten Ritel PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) akan membagikan total dividen sebesar Rp362,48 miliar dari laba bersih tahun buku 2021. Tindakan perseroan ini telah mendapat persetujuan pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (ERAA) yang berlangsung pada Kamis (23 Juni 2022).
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), ERAA akan membagikan dividen sebanyak 15.898.459.500 lembar saham senilai Rp22,8 per saham dengan laba bersih Rp1,01 triliun untuk tahun buku 2021. 

Selain dividen, laba bersih sebesar Rp1 miliar ditetapkan sebagai provisi dan sisanya dimasukkan ke dalam laba ditahan. Laba bersih tahun berjalan oleh pemilik perusahaan induk ERAA mencatat pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 65,4%, dari Rp612 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp1,01 triliun pada tahun 2021. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD