Lini usaha tersebut kini dijalankan melalui entitas baru hasil rebranding CORA Environment, yang sebelumnya dikenal sebagai Sembcorp Enviro. Dalam waktu kurang dari setahun, segmen pengelolaan limbah sudah menyumbang sekitar 38,8 persen terhadap pendapatan perusahaan pada periode Januari-September 2025.
Di sisi lain, perusahaan juga mulai membangun portofolio energi terbarukan melalui pengembangan proyek panel surya serta rencana proyek energi angin di masa depan. Inisiatif ini dijalankan melalui entitas seperti PT Adimitra Energi Hidro (AEH) dan PT Nusantara Trembesi Baru Energi (NTBE).
Meski kontribusi energi terbarukan saat ini masih relatif kecil, langkah diversifikasi tersebut dinilai membuka prospek pertumbuhan bisnis dalam jangka menengah.
Pandangan analis menekankan bahwa TOBA menjadi emiten menarik karena transformasinya yang berani dari perusahaan berbasis karbon tinggi ke entitas rendah karbon, dan karena target net zero emissions yang diusung lebih agresif daripada target nasional.
Posisi strategis regional melalui portofolio perusahaan pengelolaan limbah yang berbasis di Singapura juga menambah daya tarik perusahaan di mata investor.