AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Selamatkan Garuda, Manajemen Upayakan Restrukturisasi Utang ke Kreditur

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Minggu, 27 Juni 2021 16:00 WIB
Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sedang tidak baik, utangnya menumpuk lebih dari Rp70 triliun.
Selamatkan Garuda, Manajemen Upayakan Restrukturisasi Utang ke Kreditur (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sedang tidak baik, utangnya menumpuk lebih dari Rp70 triliun. Untuk menyelamatkan maskapai ini, manajemen Garuda tengah mengupayakan restrukturisasi utang kepada krediturnya.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Prasetio menjelaskan, pembahasan mengenai skema restrukturisasi yang akan ditawarkan Perseroan kepada masing-masing kreditur saat ini didiskusikan dengan konsultan-konsultan pendukung dengan mengupayakan opsi terbaik yang akan dikaji untuk kepentingan Perseroan dan seluruh stakeholders.

Dia menjelaskan, upaya menjalin komunikasi konstruktif dengan berbagai kreditur perbankan, lessor, maupun kreditur lainnya terus dijalankan Perseroan guna menghasilkan keputusan terbaik bagi seluruh pihak. 

"Ditengah iklim bisnis industri penerbangan yang penuh dengan tantangan ini, Perseroan berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan Perusahaan secara berkelanjutan, yang tentunya dapat terlaksana dengan memaksimalkan ekosistem bisnis yang solid," ujar Prasetio dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (27/6/2021).

Prasetio menambahkan, hingga saat ini, belum terdapat kesepakatan lebih lanjut dengan masing-masing kreditur baik kreditur perbankan, lessor dan kreditur lainnya. 

"Sementara itu, sehubungan dengan skema restrukturisasi yang saat ini tengah diupayakan Perseroan, saat ini masih dalam proses kajian dan diskusi Perseroan dan konsultan-konsultan pendukung beserta seluruh stakeholder terkait," kata dia.

Dia menyebut, Garuda belum memutuskan jalur yang akan ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan utang atau proses restrukturisasi utang, karena hal tersebut masih dalam proses diskusi Perseroan dengan konsultan-konsultan beserta seluruh stakeholder terkait.

"Perseroan belum dapat menyampaikan timeline proses restrukturisasi sampai dengan penyusunan rencana restrukturisasi telah difinalisasi. Namun demikian, Perseroan menargetkan proses restrukturisasi dapat diselesaikan pada tahun 2021," ucapnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD