Saat ini, BUMI memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD10,3 miliar dengan tingkat free float mencapai 28,3 persen. Dari sisi likuiditas, saham ini juga tergolong solid dengan rata-rata nilai transaksi harian satu tahun terakhir mencapai USD36,7 juta.
Dengan kombinasi kapitalisasi pasar, free float, dan likuiditas tersebut, Samuel Sekuritas memperkirakan potensi aliran dana asing yang dapat masuk ke BUMI berada di kisaran USD180-USD300 juta apabila resmi masuk ke dalam indeks MSCI.
Selain BUMI, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) juga dinilai memiliki peluang signifikan untuk masuk ke MSCI Indonesia Global Standard.
PANI saat ini mencatatkan kapitalisasi pasar sekitar USD13,3 miliar dengan free float sebesar 15,9 persen. Meski likuiditas perdagangannya relatif lebih rendah dibandingkan BUMI, skala kapitalisasi pasar dan struktur kepemilikan saham PANI tetap menjadikannya kandidat kuat, dengan estimasi potensi foreign inflow yang serupa, yakni di kisaran USD180-USD300 juta.
Deretan Kandidat MSCI Small Cap
Di luar kategori Global Standard, Samuel Sekuritas juga mengidentifikasi sejumlah saham yang berpotensi masuk ke MSCI Indonesia Small Cap. Emiten-emiten seperti DEWA, ISAT, ADMR, COIN, BIPI, BUVA, TINS, BULL, dan SSIA dinilai telah memenuhi kriteria MSCI dari sisi kapitalisasi pasar, free float, serta likuiditas perdagangan.