Masuknya saham-saham tersebut ke dalam indeks MSCI Small Cap berpotensi meningkatkan visibilitas di mata investor global dan memperluas basis investor institusi asing, meskipun estimasi aliran dana asing yang masuk diperkirakan lebih terbatas dibandingkan kategori Global Standard.
Di sisi lain, rebalancing MSCI tidak hanya membuka peluang masuk, tetapi juga membawa risiko keluarnya sejumlah saham dari indeks. Samuel Sekuritas menyebutkan, INDF sebagai salah satu emiten yang berpotensi terdampak di kategori MSCI Indonesia Global Standard.
Sementara itu, pada kategori MSCI Indonesia Small Cap, saham-saham seperti AALI, MIDI, ACES, dan CLEO juga berpeluang keluar dari indeks. Potensi arus keluar dana asing dari saham-saham tersebut perlu menjadi perhatian investor, terutama menjelang periode pengumuman hasil peninjauan dan implementasi rebalancing MSCI.
Dengan dinamika tersebut, pelaku pasar disarankan untuk mencermati perkembangan menjelang Februari 2026, mengingat perubahan komposisi indeks MSCI kerap memicu volatilitas sekaligus peluang trading dan investasi jangka menengah di pasar saham Indonesia.
(DESI ANGRIANI)