Tak hanya itu, fasilitas baru SIG tersebut juga dilengkapi fasilitas penyimpanan modern yang terdiri atas blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo berkapasitas masing-masing 18.000 ton.
Dengan infrastruktur tersebut, fasilitas ini mampu mendukung kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok dan efisiensi distribusi global SIG.
"Rampungnya proyek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan utilisasi pabrik di tengah perlambatan pasar domestik. Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi kami di kancah industri global," ujar Indrieffouny.
Sebagai informasi, proyek pengembangan dermaga ini sendiri merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui PT SBI, bersama dengan Taiheiyo Cement Corporation ini.
Tak hanya itu, proyek ini juga sekaligus menjadi salah satu portofolio sinergi lintas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan keterlibatan PT Hutama Karya selaku kontraktor.